NEW YORK - Dua tahun setelah debutnya, Windows 7 diperkirakan menjadi sistem operasi PC nomor satu di akhir 2011 nanti.
Demikian klaim firma riset Gartner sebagaimana dikutip
Cnet,
Rabu (10/8/2011). Gartner mensinyalir, sebelum tahun ini berakhir, versi
anyar Windows itu bakal digunakan oleh 42 persen PC di seluruh dunia.
Lebih lanjut, riset terbaru Gartner juga menunjukkan bahwa 94 persen
komputer baru yang dikirimkan tahun ini akan menggunakan Windows 7. Itu
berarti terdapat 635 juta Windows 7 baru di tahun 2011 saja.
Statistik terbaru dari Net Applications menemukan bahwa saat ini Windows
7 masih menguasai sekira 28 persen pasar OS. Sementara, Windows XP
tetap mendominasi pasar, meski mulai kehilangan pengguna.
Migrasi ke Windows 7 oleh perusahaan diperkirakan bakal meningkat pesat
tahun ini. Namun, Gartner mengklaim, tidak semua perusahaan bersedia
melakukannya.
"Pertumbuhan budget IT yang stabil di 2010 dan 2011 turut membantu
meningkatkan penggunaan Windows 7 di lingkungan enterprise di Amerika
Serikat dan Asia Pasifik," jelas direktur riset Gartner Annette Jump.
"Kendati begitu, kondisi ekonomi yang tidak pasti di Eropa,
ketidakstabilan politik di sejumlah negara Timur Tengah dan Afrika,
serta kemunduran ekonomi di Jepang setelah bencana gempa bumi dan
Tsunami bisa jadi membuat migrasi ke Windows 7 di wilayah-wilayah
tersebut berjalan lambat," tambahnya.
Gartner mengklaim Windows 7 mungkin menjadi OS terakhir Microsoft yang
langsung di-install di perusahaan dalam skala besar. Di masa mendatang,
banyak perusahaan diperkirakan lebih memilih menggunakan virtualisasi
dan cloud computing untuk menghadirkan desktop Windows bagi para
penggunanya.
Sementara itu, popularitas Mac OS di lingkungan enterprise juga
meningkat dalam setahun terakhir. Gartner mencatat, sistem operasi Apple
itu akan digunakan oleh sekira 4,5 persen PC tahun ini, atau naik 4
persen dari 2010.
Linux juga diprediksi akan tetap menjadi pemain kecil di pasar PC dalam
beberapa tahun ke depan dengan share kurang dari 2 persen. Begitu pula
halnya dengan Chrome OS dan Android (Google) dan WebOS (HP).